Scaling gigi merupakan salah satu jenis perawatan untuk membersihkan area permukaan gigi dari karang yang menempel. Karang dapat menempel ke permukaan gigi karena plak atau sisa makanan menumpuk selama kurun waktu tertentu.
Nah apabila karang gigi ini sudah begitu banyak, tentu saja pasien merasa tidak nyaman baik dari sisi kesehatan maupun penampilan. Pasien dengan karang gigi yang banyak bisa menyebabkan beragam keluhan, seperti misalnya gigi berlubang, nyeri, dan lain sebagainya.
Tak hanya itu saja, karang gigi membuat estetika tampilan seseorang menjadi kurang maksimal sehingga terkadang pasien merasa kurang nyaman atau percaya diri. Oleh karenanya mereka ingin membersihkan karang sampai bersih tanpa adanya sedikitpun yang tersisa.
Berbicara mengenai pembersihan karang gigi atau scaling, ada cara mudah yang bisa dilakukan agar nantinya mendapat perawatan gratis. Kalian bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan yang masih aktif dan mendapat rekomendasi dari dokter.
Namun beberapa kalangan ternyata pernah mencobanya dan gagal untuk mendapatkan scaling gigi gratis. Sebenarnya apakah scaling gigi bisa dilakukan secara gratis tanpa adanya biaya administrasi? Nah kalian dapat menemukan jawaban detailnya dengan membaca artikel berikut sampai selesai.
Apakah Scaling Gigi Ditanggung BPJS?
Mungkin sejumlah kalangan masih penasaran apakah perawatan gigi jenis scaling ini mendapat cover dari BPJS atau tidak. Karena beberapa yang sudah mencoba ingin melakukan scaling, ternyata mendapat penolakan dari fasilitas kesehatan terkait.
Nah dari sini kemudian memunculkan pertanyaan, apakah scaling memang tidak dapat tercover oleh BPJS sehingga pasien perlu membayar biaya administrasi sendiri. Dari pada semakin penasaran, lebih baik kita bahas bersama pada kesempatan kali ini.
Menurut berbagai sumber informasi yang kami baca, memang BPJS tidak memberikan jaminan kepada pasien yang ingin scaling gigi. Hal ini karena scaling bisa terbagi menjadi dua katgori, yaitu untuk keperluan merawat penampilan sebagai penunjang estetika dan juga perawatan sebagai menjaga kebersihan.
Untuk pasien yang tidak mendapat jaminan administrasi dari pihak BPJS pastinya karena mereka ingin scaling karena penampilan. Dari dokter setelah melakukan pemeriksaan, memang tidak ada indikasi untuk dilakukan pembersihan karang gigi.
Akan tetapi jika dokter memeriksa pasien dan ternyata harus segera dibersihkan karang gigi yang menempel, maka BPJS memberikan jaminan gratis biaya perawatan. Inilah yang mungkin membuat pasien dan masyarakat umum merasa bingung terkait scaling gigi pakai BPJS mengapa tidak bisa.
Persyaratan Agar Pasien Scaling Mendapat Cover Dari BPJS
Ketika pasien ingin mendapatkan cover dari BPJS untuk perawatan scaling gigi, tentu saja bisa dan sangat mungkin terjadi. Namun perlu mengetahui terlebih dahulu beberapa persyaratan yang nantinya bisa dijadikan sebagai poin cover dari BPJS untuk scaling.
Apabila kalian ingin coba menjadi salah satu bagian dari pasien yang scaling tercover oleh BPJS, maka simak ulasan berikut sampai selesai. Kami akan memberikan informasi mengenai apa saja persyaratan yang perlu dipersiapkan dan nantinya dikumpulkan ketika mendaftar sebagai pasien scaling BPJS.
- Pertama yang perlu kalian perhatikan adalah peserta BPJS mendatangi klinik kesehatan pertama, yaitu Puskesmas atau klinik.
- Kemudian peserta wajib melengkapo segala persyaratan administrasi yang tersedia dengan menunjukkan kartu BPJS aktif.
- Apabila semua persyaratan administrasi sudah terselesaikan, maka nantinya dokter bisa segera melakukan pemeriksaan. Pasien yang memungkinkan atau terindikasi untuk membersihkan karang gigi, maka nantinya proses scaling dapat terselesaikan secara gratis tanpa pungutan biaya apapun.
- Namun ketika pasien mendapat rujukan dari dokter untuk ke fasilitas kesehatan lanjutan, maka peserta BPJS Kesehatan bisa segera melakukan scaling. Surat rujukan dari dokter ini nantinya sebagai rekomendasi ketika berobat ke fasilitas kesehatan lanjutan dan mendapatkan penanganan dari dokter spesialis.
Biaya Bersihkan Karang Gigi BPJS
Pembersihan karang gigi atau scaling adalah salah satu prosedur penting untuk menjaga kesehatan mulut. Kabar baiknya, BPJS kesehatan akan menanggung semua biayanya dengan ketentuan sebagai berikut
- Termasuk dalam kepesertaan aktif dan tidak menunggak iuran BPJS
- Dilakukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat Anda terdaftar
- Maksimal dua kali dalam satu tahun per peserta
- Harus melalui prosedur pemeriksaan dokter gigi terlebih dahulu
Jika prosedur ini diikuti dengan baik, maka biaya scaling gigi sepenuhnya gratis tanpa tambahan biaya apapun.
Cara Scaling Gigi Menggunakan BPJS Kesehatan
Berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk mendapatkan layanan pembersihan karang gigi gratis dengan BPJS:
1. Pastikan Status BPJS Aktif
Sebelum datang ke faskes, pastikan BPJS Anda aktif dan tidak menunggak. Cara mengeceknya:
- Aplikasi Mobile JKN
- Website resmi bpjs-kesehatan.go.id
- Call center BPJS 165
2. Kunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
FKTP adalah faskes tempat Anda terdaftar sesuai KTP, bisa berupa:
- Puskesmas
- Klinik pratama
- Pelayanan dokter gigi umum yang terdaftar sebagai mitra BPJS.
Jangan langsung ke rumah sakit atau spesialis tanpa rujukan, karena tidak akan ditanggung.
3. Daftar dan Ambil Nomor Antrian
Saat tiba di faskes:
- Daftarkan diri sebagai peserta BPJS
- Tunjukkan Kartu BPJS/KIS dan KTP
- Jelaskan keluhan (contoh: gusi berdarah, plak tebal, bau mulut)
4. Pemeriksaan Dokter Gigi
Dokter akan memeriksa kondisi gigi dan mulut Anda. Jika scaling diperlukan, dokter akan langsung melakukannya atau membuat jadwal ulang jika alat belum tersedia. Proses pembersihan karang gigi berlangsung sekitar 30–60 menit, tergantung tingkat keparahan plak dan karang gigi Anda.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Agar proses berjalan lancar, perhatikan hal-hal berikut:
- Datang ke faskes sesuai jadwal dan jam operasional
- Bawa KTP dan Kartu BPJS/KIS
- Jangan ke faskes yang bukan tempat Anda terdaftar (kecuali kondisi darurat)
- Simpan bukti kunjungan atau rujukan jika diberikan
Manfaat Scaling Gigi Secara Rutin
Banyak orang baru memutuskan melakukan scaling ketika karang gigi sudah terlihat jelas atau mulai menimbulkan keluhan. Padahal membersihkan karang gigi secara rutin memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mulut. Scaling bukan hanya bertujuan membuat gigi tampak lebih bersih, tetapi juga membantu mencegah berbagai masalah yang dapat muncul akibat penumpukan plak dan karang gigi.
Karang gigi yang dibiarkan terlalu lama dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri. Akibatnya, gusi lebih mudah mengalami peradangan, berdarah saat menyikat gigi, hingga menimbulkan bau mulut yang sulit hilang. Dengan melakukan scaling sesuai anjuran dokter gigi, kondisi tersebut dapat dicegah sehingga kesehatan gigi dan gusi tetap terjaga.
Selain itu permukaan gigi yang bersih juga membuat aktivitas menyikat gigi menjadi lebih efektif. Sisa makanan dan plak tidak mudah menempel sehingga risiko munculnya gigi berlubang pun dapat berkurang.
Siapa yang Sebaiknya Melakukan Scaling Gigi?
Pada dasarnya, hampir semua orang dapat melakukan scaling apabila memang dibutuhkan. Namun, dokter gigi biasanya akan menentukan terlebih dahulu apakah penumpukan karang gigi sudah cukup banyak sehingga memerlukan tindakan pembersihan.
Orang yang memiliki kebiasaan merokok, jarang menyikat gigi, atau sering mengonsumsi makanan dan minuman manis umumnya lebih berisiko mengalami penumpukan karang gigi. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin ke dokter gigi tetap disarankan meskipun belum merasakan keluhan.
Jika saat pemeriksaan dokter menemukan adanya karang gigi yang cukup tebal dan berpotensi mengganggu kesehatan mulut, tindakan scaling biasanya akan disarankan agar kondisi tersebut tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Apa yang Terjadi Jika Karang Gigi Tidak Dibersihkan?
Sebagian orang menganggap karang gigi hanya mengganggu penampilan. Padahal, jika terus dibiarkan, karang gigi dapat menyebabkan berbagai gangguan pada rongga mulut.
Penumpukan karang gigi membuat bakteri semakin mudah berkembang. Lama-kelamaan kondisi ini bisa memicu radang gusi, gusi berdarah, bau mulut, hingga membuat jaringan penyangga gigi menjadi rusak. Pada kondisi tertentu, gigi bahkan dapat menjadi goyang apabila kerusakan jaringan sudah cukup parah.
Karena itu jangan menunggu sampai muncul rasa sakit. Pemeriksaan secara berkala dapat membantu mendeteksi penumpukan karang gigi lebih awal sehingga penanganannya juga menjadi lebih mudah.
Apakah Scaling Gigi Terasa Sakit?
Banyak orang menunda scaling karena khawatir prosesnya terasa sakit. Padahal tingkat kenyamanan setiap orang bisa berbeda tergantung banyaknya karang gigi dan kondisi gusi. Jika karang gigi masih sedikit, proses pembersihan umumnya hanya menimbulkan rasa kurang nyaman dalam waktu singkat.
Setelah scaling selesai, sebagian pasien mungkin merasakan gigi sedikit ngilu atau gusi lebih sensitif, terutama saat mengonsumsi makanan dan minuman dingin. Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan akan membaik dalam beberapa hari. Jika keluhan berlangsung lebih lama atau terasa semakin nyeri, sebaiknya segera berkonsultasi kembali dengan dokter gigi.
Tips Menjaga Gigi Tetap Bersih Setelah Scaling
Setelah melakukan scaling, menjaga kebersihan gigi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing. Jika pola perawatan sehari-hari tidak berubah, plak akan kembali menumpuk dan lama-kelamaan berubah menjadi karang gigi lagi.
Biasakan menyikat gigi minimal dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride. Jangan lupa membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi atau dental floss apabila diperlukan. Cara sederhana ini membantu mengurangi sisa makanan yang sering tertinggal di area yang sulit dijangkau sikat gigi.
Selain menjaga kebersihan mulut, kurangi juga kebiasaan mengkonsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan. Perbanyak minum air putih setelah makan agar sisa makanan tidak terlalu lama menempel di permukaan gigi. Bila memiliki kebiasaan merokok, menguranginya juga dapat membantu memperlambat pembentukan karang gigi.
Kapan Sebaiknya Melakukan Scaling Lagi?
Jadwal scaling gigi setiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi gigi dan banyaknya karang yang terbentuk. Umumnya, dokter menyarankan scaling setiap enam bulan sekali agar kesehatan gigi dan gusi tetap terjaga.
Namun jika gusi sering berdarah, bau mulut tidak kunjung hilang, atau karang gigi mulai terlihat kembali, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi tanpa menunggu jadwal kontrol berikutnya.
Akhir Kata
Demikianlah informasi yang dapat kami berikan tentang polemik apakah scaling gigi ditanggung BPJS atau tidak. Semoga hadirnya informasi ini dapat membantu para pembaca yang ingin scaling gigi gratis dengan menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan.
Apabila tidak mendapatkan jaminan administrasi gratis, tentu saja bukan menjadi suatu persoalan karena scaling sekarang ini bisa didapatkan dengan harga yang relatif terjangkau. Bahkan ketika ada promo event tertentu, pastinya biaya scaling gigi menjadi semakin murah dan membantu para pasien yang ingin mendapatkan gigi bersih dan sehat terbebas dari karang.